Arya duduk memeluk lututnya di dangau. Sudah dua hari ini tak ada sebayanya yang datang. Sebab, tiap libur semester, perumahan mendadak sunyi karena hampir tak berpenghuni. Teman-teman Arya ikut mudik ke kampung halaman orang tuanya masing-masing.
“Aha!”
Arya pernah menyimpan beberapa keresek di sela bambu dangau. Angin lumayan kencang. Arya bisa membuat sesuatu. Ia menyulap sebuah keresek merah dengan mengaitkan rafia untuk menyatukan kedua sisinya.
“Ah, layang-layangnya jelek banget! Hahaha …. Lebih bagus punya Anang, lah. Ayo, ikut ke dangau.”
Apa Arya harus mengikuti kakek-kakek itu? Ia juga butuh ada yang menemani.
Ketersediaan
#
Belum memasukkan lokasi (FIKSI/800)
899.221 3 NUR j